Search this blog
Login
The Specialist Dental Group Blog

  • Tentang Kami
    • Sejarah Kami
    • Logo Kami
    • Video Kami
    • Misi dan Visi Kami
    • Blog Dokter Gigi Kami
  • Pilih Kami
    • Keahlian Kami
    • Penelitian dan Kontribusi Kami
    • Prestasi Kami
  • Tim Dokter
    • Dr. Neo Tee Khin
    • Dr. Ansgar C. Cheng
    • Dr. Helena Lee
    • Dr. Ho Kok Sen
    • Dr. Elvin Leong
    • Dr. Elizabeth Tan
    • Dr Francis CC Lee
    • Dr. Eugene Chan
    • Dr. Daylene Leong
    • Dental Staff
  • Bidang Spesialis
    • Prostodontik
    • Orthodontik
    • Periodontik
    • Bedah Mulut
    • Endodontik
    • Pedodontik
  • Untuk Pasien
    • Informasi untuk Pasien Baru
    • Informasi Sebelum Operasi
    • Informasi Setelah Operasi
    • Pasien Internasional
  • Link berguna

Mount Elizabeth Medical Centre, 3 Mount Elizabeth, #08-03/08-08/08-10, Singapore 228510, Phone: (65) 6734 9393

English Blog Bahasa Blog

Welcome to Specialst Dental Group

Hari Dokter Gigi

March 11th, 2013  |  Published in Aktivitas Komunitas, Dokter Gigi Singpura, Informasi, Kesehatan Gusi, kesehatan mulut, Klinik Gigi Singapura, Spesialis Gigi Singapura

Kedokteran Gigi adalah salah satu pilihan profesi yang kurang populer. Hal Ini disebabkan karena dokter gigi ditakuti oleh banyak orang.  Banyak pasien merasa gelisah sebelum temu janji mereka dengan dokter gigi atau menunda untuk mengunjungi dokter gigi sampai benar-benar diperlukan. Namun, ada beberapa pikiran yang bisa direnungi – tanpa dokter gigi, mulut kita akan dalam keadaan berantakan dan gigi kita tidak akan seindah dan sesehat sebisa mereka.

Sebagai hasil meningkatnya apresiasi untuk kepentingan perkerjaan dokter gigi, lebih banyak murid-murid yang ingin menjelajah kedokteran gigi sebagai pilihan karir. Sementara ini di National Univeristy of Singapore (NUS), kedokteran gigi adalah salah satu program yang diperebutkan untuk mendapatkan izin masuk.

Hari Dokter Gigi jatuh pada tanggal 6 Maret, 2013 dan tim Specialist Dental Group ingin menghormati dokter-dokter gigi yang selalu di sisi kita untuk mengigatkan kita untuk floss (menggunakan benang gigi untuk membersihkan sela-sela diantara gigi), memberikan bantuan saat sakit gigi dan penyakit gigi lainnya, meluruskan gigi bengkok dengan kawat gigi selama masa remaja, membantu dengan masalah gusi selama masa dewasa atau mengganti gigi yang hilang ketika kita tua. Itu sebenarnya banyak bantuan di berbagai tahap kehidupan dari dokter gigi kita!

Jika Anda telah puas dengan perawatan gigi yang disediakan oleh dokter gigi Anda, Anda bahkan bisa mengirim email, kartu atau menelfon klinik untuk mengucapakan ‘Selamat Hari Dokter Gigi’ untuk para-para dokter gigi, mereka pasti akan sangat menghargainya!

Apabila Anda ingin membuat appointment, Anda dapat melakukannya secara online di website kami atau hubungi klinik kami di nomor toll-free: 1-800-8036-57125  (berlaku hanya untuk pemakai handphone Indosat (IM3, Mentari, Matrix), fixed line Indosat (Starone dan Telkom)) atau (65) 6734 9393. Kami akan dengan senang hati membantu.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at March 11th, 2013 7:03 AM   0 Comment
Tweet

Membersihkan Gigi Selama Hari Raya Imlek

February 18th, 2013  |  Published in Aktivitas Komunitas, Dokter Gigi Singpura, Informasi, Kesehatan Gigi, Kesehatan Gusi, kesehatan mulut, Klinik Gigi Singapura, Rahang Gigi

Hari Raya Imlek atau “Perayaan Musim Semi” merupakan perayaan yang paling penting dalam kalender orang Tiong Hua. Dipercayakan bahwa membersihkan rumah Anda pada saat musim semi ini akan mengusir nasib buruk dari tahun sebelumnya dan mengantar keberuntungan ke lingkungan yang bersih untuk Tahun Baru.

Di Specialist Dental Group (SDG), kami menyarankan bahwa Anda tidak mengabaikan kesehatan dan kebersihan mulut Anda di Hari Imlek ini. Ikuti tiga langkah sederhana di bawah ini dalam mempersiapkan gigi Anda untuk semua tugas mengunyah yang berat selama musim perayaan:

  • Kunjungi dokter gigi Anda untuk rutin cek-up dan memastikan tidak ada masalah yang tidak terdeteksi yang mungkin bisa menyala selama periode liburan(ingat, banyak klinik gigi ditutup saat ini).
  • Moderasi adalah kunci. Cobalah untuk mengurangi  konsumsi makanan yang membutuhkan lebih banyak waktu mengunyah atau menghisap, seperti permen  dan kacang keras.
  • Selalu membawa sikat gigi Anda dengan Anda. Gosoklah gigi Anda setelah makan makanan ringan atau makanan berat, untuk memastikan niangao (kue ketan) dan bahan makanan manis lainnya tidak menempel pada gigi Anda.

SDG telah melihat peningkatan dalam kunjungan pasien selama masa liburan yang diperkirakan antara 25% -50% dari kasus-kasus seperti tambalan copot, gigi retak dan bahkan masalah gigi bungsu. TMJ (Gangguan Sendi Rahang) juga merupakan keluhan umum.

Kekurangan tidur dan minum air juga dapat menyebabkan stress kepada tubuh dan ini dapat bermanifestasi sebagai gigi berkertak di malam hari. Hal ini juga dapat menyebabkan nyeri dan sakit di rahang, sakit kepala dan nyeri leher.

Untuk anak-anak yang lebih muda, kami menyarankan orang tua membawa anak-anak mereka bersama dengan pemeriksaan gigi mereka dan memastikan setiap masalah yang mendasar diatasi sejak dini. Anda dapat membantu menjaga diet mereka dengan memperkenalkan mereka makanan ringan sehat seperti keju, wortel, atau buah-buahan.

Tips untuk mencegah kemungkinan masalah gigi selama Hari Raya Imlek:

  • Hindari mengunyah kacang keras terlalu banyak, permen atau es batu karena mereka cenderung untuk melemahkan enamel gigi Anda, membuat enamel gigi mudah retak.
  • Minum air yang cukup untuk menghindari dehidrasi, yang mengurangi aliran air liur dan menekan tingkat pH dalam mulut Anda. Tunggu tingkat pH dalam mulut Anda untuk menetralkan sebelum mengkonsumsi minuman ringan berkarbonasi atau lebih asam.
  • Mencegah lebih baik daripada mengobati – menyikat gigi setelah makan.

Jika Anda ingin mengetahui berita menarik terkini tentang berita kesehatan gigi, silahkan berlangganan ke Blog kami.

Apabila Anda ingin membuat appointment, Anda dapat melakukannya secara online di website kami atau hubungi klinik kami di (65) 6734 9393. Kami akan dengan senang hati membantu.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at February 18th, 2013 7:02 AM   0 Comment
Tweet

Jagalah Mulut Sehat Sepanjang Waktu

February 2nd, 2013  |  Published in Gosok gigi, Informasi, kesehatan mulut, Klinik Gigi Singapura, Spesialis Gigi Singapura, Tip Kebersihan Mulut

Salah satu cara untuk mulai dengan resolusi kesehatan badan adalah untuk menjaga kesehatan mulut. Langkah-langkah sederhana yang terlibat adalah menggosok gigi dua kali sehari dan setiap hari, untuk selama dua menit, dan melihat dokter gigi Anda dua kali setahun untuk check-up.

Penyakit gusi biasanya terjadi saat seorang tidak bisa menggosok plak gigi yang terakumulasi dari kegiatan sehari-hari makan dan minum. Setelah sesuatu saat, bakteri yang di dalam akumulasi plak  akan mempengaruhi gigi dan gusi, mengakibatkan kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Penyakit gusi tidak menimbulkan rasa sakit pada tahap awal dan orang-orang sering tidak mengindahkan gusi berdarah, dengan asumsi bahwa ini adalah normal karena tidak ada rasa sakit yang terkait dengannya. Namun, penyakit gusi akan dapat menyebabkan abses dengan secara bertahap, mobilitas gigi dan terkait dengan sejumlah masalah medis lainnya, dan dengan demikian tidak dapat diabaikan.

Selama bertahun-tahun, tim dokter gigi di SDG sudah mengobati banyak pasien dengan penyakit gusi. Dalam satu contoh kasus, gusi pasien telah mengalami pendarahan selama berbulan-bulan dan setiap kali ia melihat dokter giginya, giginya akan dicabut. Hal ini menyebabkan dia untuk mencari pendapat kedua dan ia kebetulan ketemu pada website kami.

Spesialis gusi kami (periodontis) mengidentifikasi bahwa ia memiliki penyakit gusi tahap lanjut, tetapi mampu memberikan pengobatan yang sangat dibutuhkan untuk gusinya. Jadi ia hanya diperlukan untuk mencabut satu gigi dan gigi yang tersisa diselamatkan.

Untuk menjelaskan bagaimana gusi, tulang dan gigi bekerja sama, pikirkan analogi rumah, dimana tulang adalah dasar untuk rumah dan gigi adalah struktur rumah. Gusi adalah pelindung jaringan yang berwarna merah muda yang menutupi struktur tulang di dasar. Jika dasarnya terpengaruh dan ada keropos tulang, ini akan menyebabkan gigi untuk menjadi bergerak.

Sebuah X-ray akan diperlukan untuk menentukan tingkat keroposan tulang dan untuk membantu dalam perencanaan pengobatan untuk pasien dengan penyakit gusi.

3 cara untuk mengobati masalah gusi:

  • Jadwalkan cek-up gigi dengan teratur yang menjalinkan pembersihan gigi dua kali setahun dengan dokter gigi Anda
  • Jika diperlukan, dokter gigi Anda (atau periodontis, i.e. spesialis gusi) akan memberikan perawatan gusi yang aktif yang termaksud pembersihan yang dalam untuk gusi Anda
  • Dalam beberapa kasus, pencangkokan (jaringan baru) dapat ditempatkan di atas akar untuk membawa jaringan gusi kembali ke bentuk aslinya dan posisi

Jika Anda ingin mengetahui berita menarik terkini tentang berita kesehatan gigi, silahkan berlangganan ke Blog kami.

Apabila Anda ingin membuat appointment, Anda dapat melakukannya secara online di website kami atau hubungi klinik kami di (65) 6734 9393. Kami akan dengan senang hati membantu.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at February 2nd, 2013 3:02 AM   0 Comment
Tweet

Specialist Dental Group menyumbangkan SGD $20,800 untuk mendanai Rainbow Centre Dental Clinic untuk anak kebutuhan khusus

December 19th, 2012  |  Published in Aktivitas Komunitas, Dr Elizabeth Tan, Dr Helena Lee, Informasi

Singapore – December 6, 2012 – Rainbow Centre Dental Clinic menerima bantuan yang sangat diperlukan ketika mereka menerima cek seharga SGD $20,800 dari Specialist Dental Group untuk membantu dengan biaya operasinya.

Menurut June Tham, Executive Director dari Rainbow Centre, “Klinik gigi di Rainbow Centre tidak dibiayain dari sumber manapun dan karena itu, sumbangan dari Specialist Dental Group adalah sangat dihargai.”

“Specialist Dental Group merayakan ulang tahun ke-33 bulan ini dan kami berpikir bahwa ini adalah cara yang bermakna untuk memperingati ultah kami dan juga kontribusi untuk sebab yang layak,” kata Dr Helena Lee, spesialis periodontis di Specialist Dental Group. Ayah Dr Lee, almarhum Dr Henry Lee, mendirikan klinik ini pada tahun 1979, dan SDG telah berkembang hingga mempunyai tiga klinik di Mount Elizabeth Medical Centre dengan tim yang memiliki 9 spesialis gigi meliputi lima area spesialisasi dalam kedokteran gigi. Dokter gigi di klinik telah menyumbangkan untuk penyebab amal dengan konsisten secara sendiri-sendiri dan secara perusahaan di dalam beberapa tahun.

Menurut Dr Lee, “Rainbow Centre Dental Clinic dekat dengan hati kita karena Dr Elizabeth Tan, spesialis gigi kanak-kanak kami adalah dokter gigi sukarelawan dengan Rainbow Centre sudah untuk 13 tahun. Tim juru rawat pediatrik juga membantu Dr Tan dengan pasien secara bulanan di Rainbow Centre.” Inisiatif penggalangan dana berasal dari perawat SDG yang memutuskan untuk mengganti kebiasaan mereka untuk pertukaran hadiah Natal dengan aktivitas yang akan menguntungkan penyebab amal. Mereka memilih Rainbow Centre untuk menjadi penerima, dan satu hal mengarah ke yang lain, dan sumbangan menjadi banyak ketika dokter gigi juga ikut kontribusi dengan murah hati, dan jumlah ini dicocokan oleh SDG.

“Dr Tan, dengan Dr Myra Elliot, memulai menyiapkan berdirinya klinik dokter gigi ini untuk memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gigi untuk semua murid-murid di Rainbow Centre. Melalui upayanya dan upaya dari dedikasi dokter gigi sukarelawan, 900 murid kami bisa mengakses servis gigi berkualitas dengan harga yang terjangkau,” kata June Tham, Executive Director dari Rainbow Centre.

Rainbow Dental Clinic diluncurkan pada tahun 1999. Klinik ini merupakan bagian dari pendekatan holistik untuk intervensi di Rainbow Centre untuk melayani kebutuhan kesehatan siswa mereka.

TENTANG SPECIALIST DENTAL GROUP

Specialist Dental Group (SDG) merupakan Klinik Gigi yang memperoleh penghargaan di Singapura. Keunggulan SDG terletak pada kemampuannya untuk menyediakan perawatan spesialis yang komprehensif untuk kasus gigi kompleks, di mana pasien mendapatkan layanan dari para spesialis terkemuka dari berbagai bidang spesialis gigi pada masa yang sama.

SDG adalah penerima “Best Healthcare Experience” di Singapore Experience Awards 2012 dan pemenang “Promising Brands” di Singapore Prestige Brand Award 2011.

Kunci layanan khusus yang disediakan termaksud implan gigi, mahkota gigi, perawatan gusi, bedah mulut dan operasi rahang, kawat gigi, Invisalign dan dokter gigi kanak kanak. Tim klinis SDG aktif dalam mengajar dan melatih dokter gigi dan spesialis di Singapura dan juga di wilayahnya. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi http://www.specialistdentalgroup.com/id/index.php

TENTANG RAINBOW DENTAL CENTRE

Rainbow Centre mengatur Early Intervention Program untuk anak anak dan dua sekolah kebutuhan khusus – Rainbow Centre – Margaret Drive School dan Rainbow Centre – Yishun Park School. Sekolah-sekolah ini melayani 900 anak anak dengan kebutuhan khusus yang beragam rentang dari Downs Syndrome, cerebral palsy, global developmental delay, autism spectrum disorder (ASD), dan beberapa kebutuhan khusus.

Rainbow Centre didirikan pada tahun 1992 dan amal yang terdaftar dengan Charities Act. Ia adalah lembaga dari Public Character (IPC) dan juga anggota dari National Council of Social Service. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan mengunjungi http://www.rainbowcentre.org.sg/

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at December 19th, 2012 4:12 AM   0 Comment
Tweet

Dokter Singapura membetulkan bedah rahang

October 25th, 2012  |  Published in Bedah mulut, Dr Ansgar Cheng, Dr Ho Kok Sen, Gigi Ompong, Implan Gigi, Informasi, Kanker Mulut, kesehatan mulut, Klinik Gigi Singapura, Prostodontik, Rahang Gigi, Spesialis Gigi Singapura

Artikel tersebut adalah penerjemahan kami dari berita koran Singapura The Straits Times yang pertama kali diterbitkan pada tanggal 29 Oktober, 2010 untuk informasi pasien dan rekan-rekan kerja Indonesia kami.

Pasien cacat dan sakit setelah operasi di Jakarta untuk menyingkirkan tumor.

Ketika Bpk. Rudolf Santoso merelakan rahang bawahnya diangkat karena tumor, dia tidak berharap untuk menderita sakit yang berkepanjangan setelah operasi.

Pria Indonesia berusia 52 tahun ini menjalani operasi di Jakarta untuk mengangkat tumor sebesar 7.5cm di rahang bawahnya dan ia harus kehilangan 70 persen rahang bawahnya dan diganti dengan pelat titanium.

Namun hal itu menyebabkan infeksi berulang selama lebih dari lima bulan dan akhirnya ia mencari pengobatan di Singapura.

Di sini, contoh yang jarang terjadi adalah spesialis dari kedua bidang gigi dan medis bekerja sama, tim dari empat dokter tidak hanya membetulkan bedahnya, tetapi juga berhasil menyelesaikannya dalam waktu yang singkat.

Tim ini terdiri dari Profesor Ansgar Cheng (maksilofasial prostodontis); Dr. Andrew Loy (konsultan telinga, hidung, tenggorokan, dan bedah kepala dan leher); Dr Erik Ang (konsultan ahli bedah plastik); dan Dr Ho Kok Sen (ahli bedah mulut dan maksilofasial).

Semuanya adalah empat dokter spesialis yang berpraktek di Mount Elizabeth Medical Centre.

Prof. Cheng adalah orang pertama yang menemui Bpk. Santoso, pengawas sebuah kawasan industri. Dia mengumpulkan tim spesialis dan mengkoordinasikan rencana pengobatan untuk Bpk. Santoso.

“Ketika dokter memulai pengobatan pada pasien, mereka mencoba untuk memiliki ide yang baik dari hasil yang fungsional. Tapi dokter Bpk. Santoso di luar negeri memulai proses pengobatan tanpa mengetahui titik akhirnya, “kata Prof. Cheng, yang juga melakukan perawatan restorasi pada gigi pasien.

Orang Indonesia ini memiliki kondisi langka yang dikenal sebagai ameloblastoma, tumor dengan pertumbuhan yang lambat pada rahang yang disebabkan oleh sel-sel yang seharusnya berkembang menjadi enamel gigi. Sementara tumor ini tidak mengancam jiwa, dokter di Jakarta menganjurkan untuk mengangkat tumor tersebut karena tumor akan terus tumbuh jika tidak diatasi sejak dini.

Setelah mengangkat 70 persen rahang bawahnya, pelat titanium dimasukkan. Hal ini menyebabkan Bpk. Santoso mengalami infeksi berkepanjangan dan dua lubang menganga – satu terlihat dari rongga mulut dan yang lainnya dari leher.

“Ada nanah yang keluar dari luka di leher saya, dan perban harus ditempatkan di sana secara permanen.”

“Saya juga harus sering mengambil  cuti untuk membersihkan infeksi ini di dokter. Rasa sakitnya tidak tertahankan” kata sang pasien yang kehilangan berat badan lebih dari 20kg selama periode itu.

Infeksi tersebut juga mempengaruhi kualitas hidupnya secara dramatis.

Dia tidak bisa makan atau berbicara dengan baik dan ia merasa jelek: Tidak adanya rahang bawah membuat ayah dari dua anak yang beranjak dewasa ini terlihat seperti berusia 70 tahun.

Merasa frustrasi dan putus asa, ia mulai mencari pendapat dari dokter lain di Indonesia.

Atas saran seorang teman, dia mengirim email ke Specialist Dental Group, di mana Dr. Ho dan Prof. Cheng bekerja, untuk  memohon bantuan.

Tim di Singapura merencanakan sebuah perawatan yang melibatkan operasi untuk mengambil tulang yang tidak diperlukan untuk berjalan dari kaki kirinya, dan menanamkan tulang tersebut ke dalam mulutnya.

Setelah cangkok tulang di mulutnya sembuh, tiga bulan kemudian, Dr Ho mengambil alih untuk menempatkan implan gigi.

Prosedur seperti ini, yang biasanya membutuhkan waktu satu tahun untuk menyelesaikannya, selesai hanya dalam waktu lebih tiga bulan lebih sedikit.

“Operasi pertama berlangsung pada bulan Juni tahun ini, dan implan ditempatkan pada bulan September.”

Dia kini mampu berbicara dan makan dengan benar, meskipun seluruh gigi bawahnya adalah gigi implan.

Bpk. Santoso, yang memiliki istri berusia 48 tahun, juga terlihat 95 persen seperti dirinya yang dulu, meskipun para dokter tidak tahu wajah aslinya.

Dia berkata “Rasa percaya diri saya benar-benar telah terpengaruh setelah pengobatan di Jakarta. Sekarang saya tidak hanya dapat kembali ke kegiatan normal, tapi saya juga merasa lebih tampan. ”

 

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at October 25th, 2012 8:10 AM   0 Comment
Tweet

Specialist Dental Group memenangkan “Best Healthcare Experience” di Singapore Experience Awards 2012

October 19th, 2012  |  Published in Best Healthcare Experience, Dokter Gigi Singpura, Informasi, kesehatan mulut, Klinik Gigi Singapura, Spesialis Gigi Singapura

Specialist Dental Group (SDG), menerima hadiah ulang tahun yang ke-33 lebih awal dengan memenangkan kategori “Best Healthcare Experience” di Singapore Experience Awards 2012 . Praktek multi-spesialisasi gigi ini, bertempat di Mount Elizabeth Medical Centre, telah menjadi salah satu dari tiga finalis dalam kategori ini selama tiga tahun terakhir. Upaya SDG yang konsisten (dan sukses) dalam meningkatkan pengalamannya untuk pasien telah memberikan kesan tersendiri bagi para juri selama proses penjurian yang ketat.

Acara penghargaan ini diadakan di Shangri-La Hotel pada tanggal 15 Oktober 2012 ketika penyedia jasa terkemuka di Singapura dihargai atas kontribusi mereka yang luar biasa untuk industri pariwisata negara itu.

“Misi kami sebagai penyedia layanan kesehatan terletak pada komitmen kami untuk memenuhi kebutuhan pasien kami setiap saat dan tidak hanya ketika mereka duduk di kursi pasien kami,” kata Dr Neo Tee Khin , Co-Managing Director dan prostodontis di Specialist Dental Group.

“Pasien diuntungkan karena mereka dapat mengakses beberapa ahli gigi yang berbeda dalam satu janji temu”, kata Dr Ansgar Cheng, Co-Managing Director dan prostodontis di SDG. ”Hasilnya adalah perawatan gigi spesialis dengan pendekatan berbasis sebuah tim yang komprehensif,” tambah Dr Cheng.

Dr Neo menyatakan, “Memenangkan kategori Best Healthcare Experience benar-benar meningkatkan kepercayaan diri kami dalam memberikan pengalaman yang terbaik bagi pasien kami dan ini adalah sesuatu yang kami perjuangkan dalam interaksi kami sehari-hari dengan pasien.”

SDG juga menjadi pemenang dalam kategori Promising Brands dari Singapore Prestige Brand Awards 2011. Klinik ini sebelumnya dikenal sebagai Henry Lee Dental Surgery, sesuai nama pendirinya, almarhum Dr Henry Lee , yang menempatkan implan gigi pertama di Singapura 28 tahun lalu. Klinik ini merubah namanya menjadi Specialist Dental Group pada tahun 2008 untuk mencerminkan luas dan dalamnya layanan spesialisisasi gigi yang komprehensif yang ditawarkan oleh tim dokter gigi terkemuka.

Tentang Specialist Dental Group

Specialist Dental Group (SDG) adalah pemenang penghargaan praktek spesialisasi gigi di Singapura. Kekuatan SDG terletak pada kemampuannya untuk memberikan perawatan khusus yang komprehensif untuk kasus gigi yang kompleks, di mana pasien dapat mengakses beberapa perawatan gigi spesialis yang berbeda dalam satu janji temu. Saat ini, SDG memiliki tiga klinik di Mount Elizabeth Medical Centre dan tim yang terdiri dari sembilan dokter gigi terkemuka di lima bidang spesialisasi dengan jumlah kumulatif pengalaman lebih dari 140 tahun.

Dengan memiliki semua spesialisasi dalam satu tempat juga meningkatkan komunikasi diantara mereka sehingga dapat menghasilkan standar perawatan yang sangat baik dan kenyamanan bagi pasien. Mengingat lokasi klinik yang berada di sebuah pusat medis utama, pasien dapat juga menjadwalkan kunjungan medis dan perawatan gigi pada hari yang sama di gedung yang sama, meminimalkan kebutuhan untuk mengambil waktu ekstra dari jadwal mereka yang sibuk.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi situs kami.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at October 19th, 2012 1:10 AM   0 Comment
Tweet

Hari Kesehatan Oral Sedunia 2012

September 22nd, 2012  |  Published in Dokter Gigi Anak, Dokter Gigi Singpura, Dr Elizabeth Tan, Informasi, Kesehatan Gusi, kesehatan mulut, Klinik Gigi Singapura, Spesialis Gigi Singapura

Hari Kesehatan Oral Sedunia telah ditetapkan oleh  FDI World Dental Federation untuk jatuh pada tanggal 12 September dengan tujuan sebagai hari peringatan untuk kesempatan membuat kesadaran global, sedaerah dan nasional yang berhubungan dengan kesehatan mulut.

Dalam hubungannya dengan ulang tahun ini, kami ingin berbagi dengan Anda beberapa masalah gigi umum yang sering diabaikan oleh kebanyakan orang, terutama bagi kaum muda.

Kita menggunakan mulut kita secara aktif. Khususnya untuk remaja dan anak sekolah, mereka cenderung untuk makan makanan ringan dan permen di antara waktu makan dan belajar. Dengan demikian, mereka lebih mudah untuk mengalami kerusakan gigi.

Hari-hari ini, makanan ringan dan permen mengandung banyak gula. Gula akan cenderung untuk melekat ke gigi dan mendorong pembentukan plak. Gigi karies adalah penyakit kronis yang paling umum di seluruh dunia, yang mempengaruhi cukup banyak anak-anak.

Cara untuk mengontrol:

  • Memiliki waktu makan yang tepat – Makan selama waktu makan biasanya menimbulkan sedikit ancaman bagi gigi karena air liur yang cukup dihasilkan selama makan. Cara terbaik adalah untuk makan snacks atau permen dengan atau sesudah waktu makan ketika air liur masih berlimpah di mulut untuk membersihkan gula dan asam yang dapat menyebabkan gigi berlubang
  • Alternatif (produk susu) – Selain membatasi memakan permen dan coklat, pilihlah makanan ringan yang sehat sebagai alternatif, seperti keju dan sayur (e.g. wortel, buah-buahan). Produk susu atau apapun yang terbuat dari susu merupakan sumber kalsium yang baik, yang penting untuk tulang dan gigi
  • Sikat dan floss secara teratur setelah makan – Anak-anak suka meniru orang tua atau saudara yang lebih tua. Dengan demikian, orang tua dapat menjadi peran model teladan untuk membangun kebiasaan menjaga kesehatan mulut yang baik, seperti menyikat gigi dan flossing secara teratur setelah makan, pembilasan, atau minum segelas air setelah konsumsi permen.

Mengenali lebih lanjut tentang  kedokteran gigi anak-anak di situs Specialist Dental Group. Anda juga dapat mengirimkan pertanyaan atau membuat janji temu dengan salah satu spesialis gigi kita.

Jika Anda ingin mengetahui berita menarik terkini tentang kedokteran gigi,  berlangganan ke Blog Specialist Dental Group, ” Like” Facebook kami dan Ikuti kami di Twitter (@DentistsSG)

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at September 22nd, 2012 10:09 AM   1 Comment
Tweet

Pembedahan Rahang – Apa yang Harus Diketahui?

July 23rd, 2012  |  Published in Bedah mulut, Dokter Gigi Singpura, Dr Eugene Chan, Dr Francis Lee, Dr Ho Kok Sen, Klinik Gigi Singapura, Rahang Gigi

Pada masa sekarang, internet adalah dunia yang penuh dengan informasi, membuat orang sekeliling lebih sadar dengan lingkungan dan kondisi yang mempengaruhi mereka. Di Specialist Dental Group, kami melihat banyak pasien, muda maupun yang berusia, yang tetap datang balik ke klinik kami untuk mencari nasihat dan perawatan untuk kondisi rahang mereka. Rahang yang asimetris bisa mempengaruhi kemampuan seseorang untuk mengunyah, berbicara, dan juga bisa mendampak penampilan.

Jenis-jenis kondisi rahang

Hubungan tulang rahang bisa dikategorasi dalam 3 jenis:

  • Kelas 1 yang merupakan hubungan rahang normal atau biasa
  • Kelas 2 adalah rahang bawah yang pendek; Di dalam kondisi yang lebih parah, wajahnya akan kelihatan cembung seperti telur atau burung
  • Kelas 3 adalah rahang bawah yang panjang; Wajahnya akan kelihatan cekung dengan bibir bawah menonjol lebih luar

Di kasus rahang kelas 2 dan rahang kelas 3, pasien yang rahangnya terpengaruh tidak akan dapat menggunakan gigi depan untuk mengunyah makanan karena ada perbedaan besar atau celah diantara gigi yang di bagian atas dan gigi yang di bagian bawah. Oleh karena itu, memperbaiki posisi gigi melalui perawatan kawat gigi dan / atau pembedahan rahang akan meningkatkan fungsi mengunyah bagi pasien dengan lebih besar.

Perbedaan dalam pertumbuhan rahang bawah juga ada kemungkinan dipengaruhi oleh perbedaaan dalam pertumbuhan rahang atas. Tergantung dengan kondisi masing-masing, pembedahan bisa terbatas pada satu rahang atau mungkin juga melibatkan kedua rahang.

Mencari Perawatan

Anda harus melihat dokter gigi spesialis yang berijazah dalam ortodontis dan ahli bedah mulut yang biasanya bekerja sebagai satu tim untuk mengatasi kondisi rahang dan gigi Anda. Diagnosa kondisi rahang Anda sangat penting karena pengobatan selanjutnya akan tergantung berat kepadanya. Setelah diagnosa telah tercapai, rencana pengobatan kemudian dapat diformulasikan oleh dokter dan disampaikan kepada Anda.

Perawatan

Jika ortodontik dan bedah rahang (pembedahan ortognatik) dianggap sebagai pengobatan pilihan yang ideal bagi kondisi Anda, perawatan akan dimulai dengan ortodonsi dahulu. Akan ada perbedaan besar antara perawatan ortodontik rutin dan perawatan ortodontik dalam persiapan untuk pembedahan rahang. Hampir tidak mungkin untuk merubah kasus bedah menjadi kasus non-bedah setelah perawatan dimulai. Pada saat ini, sangat penting bagi pasien untuk mendiskusikan pilihan-pilihan mereka dengan baik, cermat dan rinci dengan tim pengobatan dan anggota keluarga mereka

Jangka Waktu

  • Pra-pembedahan ortodonsi biasanya memakan waktu dua tahun untuk menyelesaikannya
  • Pembedahan rahang kemudian diikuti
  • Pasca-pembedahan ortodonsi biasanya dimulai satu bulan setelah pembedahan rahang dan akan mengambil lebih kurang enam bulan untuk menyelesaikannya

Apa yang Anda harus ketahui untuk bedah rahang

Untuk prosedur bedah rahang, pasien perlu dirawat di rumah sakit dan prosedur ini akan dilakukan dengan anestesi umum.

Langsung setelah operasi, rahang yang di atas dan rahang yang di bawah pasien akan terikat menggunakan elastis di posisi baru. Tulang akan dipertahankan dengan piring titanium yang akan menetap secara permanen. Selama dua minggu sewaktu kedua rahang terikat, pasien akan dengan sementara bergantung dengan diet yang cair untuk kebutuhan diet. Penurunan berat badan adalah salah satu effek samping yang tidak dapat dielakan dan diterima dengan senang hati dari kebanyakan pasien.

Pasien yang sedang menjalankan ortodonsi dengan pembedahan rahang harus sangat berkomitmen dan bermotivasi. Mempunyai kedua sifat baik ini akan membantu pasien untuk melalui seluruh proses perawatan dengan lancar.  Tampang dan senyuman baru dengan fungsi yang ditingkatkan akan dimiliki pasien untuk masa depannya setelah perawatan selesai.

Jika Anda ingin mengatahui informasi lebih lanjut tentang bedah rahang dan ortodonsi, Anda boleh kirim pertanyaan Anda di website Specialist Dental Group, atau membuat temu janji dengan dokter kami. Jika Anda telah melakukan bedah rahang, dan ingin berbagi cerita dan tips dengan mereka yang lain yang sedang mengalami kondisi ini, silahkan berasa bebas untuk mengirim komentar Anda di bawah.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at July 23rd, 2012 9:07 AM   24 Comments
Tweet

Kebiasaan Gigi Orang Singapura

May 18th, 2012  |  Published in Dokter Gigi Singpura, Gosok gigi, Informasi, Information, Klinik Gigi Singapura, Prostodontik, Spesialis Gigi Singapura

Pada tanggal Mei 7, 2012, rekan kami di Oral-B mengumumkan hasil survei nasional berhubung dengan kampanye “Brush More, Smile More Singapore”. Dilakukan oleh perusahaan riset, TNS, survei menunjukkan bahwa 88% dari responden berpikir orang Singapura harus senyum lebih banyak, degan mayoritas 67% setuju bahwa mereka akan senyum lebih jika mempunyi gigi yang sehat. Namun, hanya 21% dari orang Singapura ada penilaian
yang positif terhadap kesehatan gigi mereka.

Sementara banyak orang Singapura mempunyai kesadaran umum tentang gigi, mereka masih berjuang dengan dasar kerbersihan mulut. Tujuan dari kampanye Oral-B adalah untuk menghilangkan prasangka terhadap mitos gigi dan mendorong publik untuk kembali ke dasar dengan tiga langkah untuk menanamkan kebiasaan menjaga gigi yang sehat dan senyuman yang yakin.

Tiga langkah adalah:

1. Sikat gigi dua kali sehari dengan menggunakan sikat gigi yang betul

2. Sikat gigi paling kurang dua menit setiap kali

3. Kunjungi dokter gigi dua kali setahun

Survei Oral-B melibatkan 364 orang Singapura sekitar umur 16-55 tahun. Hasil dari survei yang lain juga menyoroti seperti berikut:

  • 25% orang Singapura mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan
  • 22% orang Singapura setuju bahwa mereka malu untuk mengunjungi dokter gigi karena mempunyai gigi yang tidak sehat
  • 38% orang Singapura hanya mengunjungi dokter gigi ketika mereka berasa sakit
  • 18% orang Singapura hanya menggosok gigi sekali setiap hari
  • 12% orang Singapura hanya mengganti sikat giginya apabila sikat giginya mulai berbau atau berjamur.

Menurut Dr Neo Tee Khin, Prostodontis, di Specialist Dental Group (Mount Elizabeth Medical Centre, Singapura), permasalahan kesehatan gigi akan lebih meningkat dari waktu ke waktu dan mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan adalah penting untuk mempertahankan kebersihan gigi dan senyuman yang sehat.

“Kita harus menghilangkan kesalahpahaman orang Singapura tentang kebersihan gigi dan kunjungan dokter gigi”, kata Dr Neo.

Pencegahan adalah penting; orang Singapura harus menyikat gigi dua kali sehari, paling kurang lebih dari dua menit setiap kali, mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan, dan membuatnya bagian penting dalam rutinitas sehari-hari.

Untuk pertanyaan tentang masalah gigi atau untuk membuat janji temu, kungjungi website Specialist Dental Group di: http://www.specialistdentalgroup.com/id/index.php

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at May 18th, 2012 9:05 AM   0 Comment
Tweet

April: Bulan Kesadaran Kanker Mulut

April 17th, 2012  |  Published in Informasi, Kanker Mulut, Spesialis Gigi Singapura, Uncategorized

April adalah bulan Kesadaran Kanker Mulut. Disebutkan demikian adalah beberapa fakta yang anda harus mengetahui tentang kanker mulut untuk deteksi dini dan meningkatkan penerusan hidup lanjut.

Mengetahui Gejala Gejala

Meskipun kanker mulut bukanlah penyakit terlalu umum seperti kanker paru paru atau kanker payudara, adalah sangat penting untuk diobatin pada saat dininya. Demikian pengetahuan tentang mulut kanker bisa membuatkan deteksi dini dan pengobatan pada saat keadaan waktu yang masih bisa terkendali.

 

 

Gejala gejala kanker mulut termasuk yang berikut:

  •   Sariawan di mulut yang tidak sembuh dalam masa dua minggu
  • Gumpalan di pipi
  • Tambalan putih atau merah di gusi, lidah atau amandel.
  • Sakit tenggorok dan kesulitan dalam mengunyah atau menelan.
  • Kesulitan dalam menggerakan rahang atau lidah.
  • Kekebalan dalam lidah atau tempat lain di mulut.
  • Berdarah di mulut dan gigi longgar.

Penyebaban terutama kanker mulut adalah relasi gaya hidup.

  •  Sekitar 75-90% dari kasus mulut kanker disebabkan dari konsumsi tinggi alcohol dan merokok
  •  Seorang yang mempunyai sejarah kanker kepala dan leher kemungkinan ada resiko tinggu untuk mengembangkan kanker mulut
  •  Eksposur ke matahari adalah juga kemungkinan untuk penyebaban kanker bibir.

Dimanakah Sumber  Mencari Bantuan?

Carilah penologan dari grup pendukung! Sejak merokok dan alkohol adalah penyebat terutama untuk kanker mulut, grup pendukung akan bermanfaat untuk memberikan pendukungan mental dan bimbingan selama anda berjuang untuk berhenti merokok dan megatasi kecanduan alkohol.

Carilah penolongan dari profesional! Jikalau anda merasa ketidaknyamanan / kelainan atau melihat salah satu gejala yang disebutkan tersebut, silahkan untuk mengunjugi dokter gigi / dokter yang melakukan pemeriksaan dan bisa mengambil x-ray, CT scan dan/atau merekomendasi biopsi. Pilihan pengobatan lalu bisa direkomendasi berdasarkan hasilnya.

Jika operasi dan kemoterapi atau radiasi telah direkomendasi untuk mengobatkan kanker, dokter gigi anda akan melakukan penilaian dental yang teliti sebelum melakukan pengobatan untuk mengenali dan mengatasi apapun yang masih belum diatasi tentang isu dental seperti penyakit gusi atau kerusakan gigi. Ini akan membantu untuk memperkecil resiko komplikasi oral selama dan sesudah pengobatan kanker.

Karena mungkin ada efek samping seperti sindroma mulut kering (Xerostomia) karena medikasi, menjaga mulut dan gigi bersih dan terhidrasi adalah sangat penting untuk mengurangi resiko kerusakan gigi dan masalah oral yang lain.

Tips untuk mengatasi mulut kering termaksud:

  •  Menggunakan pencuci mulut tanpa ber-alkohol– demikian, untuk sadar bahwa kimia di dalam beberapa pencuci mulut mungkin bisa menyebabkan ketidaknyamanan untuk pasien kanker mulut setelah pengobatan;
  •  Menggunakan pencuci mulut yang mengandungi enzim alam untuk membantui intisari makanan yang terjebak di mulut;
  •  Menggunakan gel fluor di gigi dan gel pelembab di bibir dan gusi;
  •  Minum air yang banyak; dan
  •  Mengunjungi dokter gigi anda dengan teratur untuk memastikan kerbersihan oral yang terawat dengan baik.
  •  Pengunjungan teratur ke dokter gigi akan membantu deteksi dini kanker mulut dan membantu penghematan, sakit dan trauma psikologis.

Sesudah semua, pencegahan itu lebih baik daripada mengobati.

 

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at April 17th, 2012 10:04 AM   0 Comment
Tweet
« Previous Entries

Previously

Jan 19, 2012
Mencegah Masalah Gigi Selama Hari Imlek

by Specialist Dental Group | Read | No Comments

Hari Imlek sebentar lagi akan tiba dan sudah pasti merupakan salah satu bulan yang sibuk bagi masyarakat Tionghoa. Ketika setiap orang sibuk membersihkan rumah atau menata rumahnya dengan dekorasi; salah satu hal yang harus dilakukan adalah mempersiapkan makanan kecil untuk disajikan kepada tamu-tamu yang akan berkunjung. Tentunya, jenis makanan akan berbeda di setiap keluarga, tergantung [...]

Nov 14, 2011
Specialist Dental Group Merayakan Kemenangannya dalam kategori “Promising Brands” di Singapore Prestige Brand Award 2011

by Specialist Dental Group | Read | No Comments

 Specialist Dental Group, salah satu praktek gigi terkemuka di Singapura, sangat gembira untuk mengumumkan bahwa kliniknya menjadi pemenang di Singapore Prestige Brand Award (SPBA) 2011 dalam kategori “Promising Brands”. Penghargaan ini mengakui merk-merk di Singapura yang telah dibangun dan dikelola secara efektif melalui bermacam-macam kegiatan yang berkaitan dengan merk tersebut. SPBA yang diorganisasi oleh Asosiasi [...]

Nov 1, 2011
Anoreksia dan Bulimia Nervosa

by Specialist Dental Group | Read | No Comments

Artikel dari surat kabar Straits Times (surat kabar Singapura) yang berjudul (“More People Seeking Help for Eating Disorders here”, 1 Januari 2011, ST) baru-baru ini melaporkan bahwa para dokter telah melihat kenaikan yang pesat orang-orang yang dirawat karena mereka memiliki gangguan makan. Gangguan makan ini tidak hanya menyebabkan kerusakan drastis pada kesehatan penderitanya – namun [...]

Ikuti artikel blog terbaru kami

Email:

Arsip Blog

Label

Album

Little Skool House 2012 Channel NewsAsia Seminar 2011 Teeth-in-an-Hour Live Surgery, Jakarta 2010

©2013 Specialist Dental Group Blog – Bahasa Indonesia
Powered by WordPress using the Gridline Lite theme by Graph Paper Press.