Search this blog
Login
The Specialist Dental Group Blog

  • Tentang Kami
    • Sejarah Kami
    • Logo Kami
    • Video Kami
    • Misi dan Visi Kami
    • Blog Dokter Gigi Kami
  • Pilih Kami
    • Keahlian Kami
    • Penelitian dan Kontribusi Kami
    • Prestasi Kami
  • Tim Dokter
    • Dr. Neo Tee Khin
    • Dr. Ansgar C. Cheng
    • Dr. Helena Lee
    • Dr. Ho Kok Sen
    • Dr. Elvin Leong
    • Dr. Elizabeth Tan
    • Dr Francis CC Lee
    • Dr. Eugene Chan
    • Dr. Daylene Leong
    • Dental Staff
  • Bidang Spesialis
    • Prostodontik
    • Orthodontik
    • Periodontik
    • Bedah Mulut
    • Endodontik
    • Pedodontik
  • Untuk Pasien
    • Informasi untuk Pasien Baru
    • Informasi Sebelum Operasi
    • Informasi Setelah Operasi
    • Pasien Internasional
  • Link berguna

Mount Elizabeth Medical Centre, 3 Mount Elizabeth, #08-03/08-08/08-10, Singapore 228510, Phone: (65) 6734 9393

English Blog Bahasa Blog

Welcome to Specialst Dental Group

Kebiasaan Gigi Orang Singapura

May 18th, 2012  |  Published in Dokter Gigi Singpura, Gosok gigi, Informasi, Information, Klinik Gigi Singapura, Prostodontik, Spesialis Gigi Singapura

Pada tanggal Mei 7, 2012, rekan kami di Oral-B mengumumkan hasil survei nasional berhubung dengan kampanye “Brush More, Smile More Singapore”. Dilakukan oleh perusahaan riset, TNS, survei menunjukkan bahwa 88% dari responden berpikir orang Singapura harus senyum lebih banyak, degan mayoritas 67% setuju bahwa mereka akan senyum lebih jika mempunyi gigi yang sehat. Namun, hanya 21% dari orang Singapura ada penilaian
yang positif terhadap kesehatan gigi mereka.

Sementara banyak orang Singapura mempunyai kesadaran umum tentang gigi, mereka masih berjuang dengan dasar kerbersihan mulut. Tujuan dari kampanye Oral-B adalah untuk menghilangkan prasangka terhadap mitos gigi dan mendorong publik untuk kembali ke dasar dengan tiga langkah untuk menanamkan kebiasaan menjaga gigi yang sehat dan senyuman yang yakin.

Tiga langkah adalah:

1. Sikat gigi dua kali sehari dengan menggunakan sikat gigi yang betul

2. Sikat gigi paling kurang dua menit setiap kali

3. Kunjungi dokter gigi dua kali setahun

Survei Oral-B melibatkan 364 orang Singapura sekitar umur 16-55 tahun. Hasil dari survei yang lain juga menyoroti seperti berikut:

  • 25% orang Singapura mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan
  • 22% orang Singapura setuju bahwa mereka malu untuk mengunjungi dokter gigi karena mempunyai gigi yang tidak sehat
  • 38% orang Singapura hanya mengunjungi dokter gigi ketika mereka berasa sakit
  • 18% orang Singapura hanya menggosok gigi sekali setiap hari
  • 12% orang Singapura hanya mengganti sikat giginya apabila sikat giginya mulai berbau atau berjamur.

Menurut Dr Neo Tee Khin, Prostodontis, di Specialist Dental Group (Mount Elizabeth Medical Centre, Singapura), permasalahan kesehatan gigi akan lebih meningkat dari waktu ke waktu dan mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan adalah penting untuk mempertahankan kebersihan gigi dan senyuman yang sehat.

“Kita harus menghilangkan kesalahpahaman orang Singapura tentang kebersihan gigi dan kunjungan dokter gigi”, kata Dr Neo.

Pencegahan adalah penting; orang Singapura harus menyikat gigi dua kali sehari, paling kurang lebih dari dua menit setiap kali, mengunjungi dokter gigi setiap enam bulan, dan membuatnya bagian penting dalam rutinitas sehari-hari.

Untuk pertanyaan tentang masalah gigi atau untuk membuat janji temu, kungjungi website Specialist Dental Group di: http://www.specialistdentalgroup.com/id/index.php

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at May 18th, 2012 9:05 AM   0 Comment
Tweet

April: Bulan Kesadaran Kanker Mulut

April 17th, 2012  |  Published in Informasi, Kanker Mulut, Spesialis Gigi Singapura, Uncategorized

April adalah bulan Kesadaran Kanker Mulut. Disebutkan demikian adalah beberapa fakta yang anda harus mengetahui tentang kanker mulut untuk deteksi dini dan meningkatkan penerusan hidup lanjut.

Mengetahui Gejala Gejala

Meskipun kanker mulut bukanlah penyakit terlalu umum seperti kanker paru paru atau kanker payudara, adalah sangat penting untuk diobatin pada saat dininya. Demikian pengetahuan tentang mulut kanker bisa membuatkan deteksi dini dan pengobatan pada saat keadaan waktu yang masih bisa terkendali.

 

 

Gejala gejala kanker mulut termasuk yang berikut:

  •   Sariawan di mulut yang tidak sembuh dalam masa dua minggu
  • Gumpalan di pipi
  • Tambalan putih atau merah di gusi, lidah atau amandel.
  • Sakit tenggorok dan kesulitan dalam mengunyah atau menelan.
  • Kesulitan dalam menggerakan rahang atau lidah.
  • Kekebalan dalam lidah atau tempat lain di mulut.
  • Berdarah di mulut dan gigi longgar.

Penyebaban terutama kanker mulut adalah relasi gaya hidup.

  •  Sekitar 75-90% dari kasus mulut kanker disebabkan dari konsumsi tinggi alcohol dan merokok
  •  Seorang yang mempunyai sejarah kanker kepala dan leher kemungkinan ada resiko tinggu untuk mengembangkan kanker mulut
  •  Eksposur ke matahari adalah juga kemungkinan untuk penyebaban kanker bibir.

Dimanakah Sumber  Mencari Bantuan?

Carilah penologan dari grup pendukung! Sejak merokok dan alkohol adalah penyebat terutama untuk kanker mulut, grup pendukung akan bermanfaat untuk memberikan pendukungan mental dan bimbingan selama anda berjuang untuk berhenti merokok dan megatasi kecanduan alkohol.

Carilah penolongan dari profesional! Jikalau anda merasa ketidaknyamanan / kelainan atau melihat salah satu gejala yang disebutkan tersebut, silahkan untuk mengunjugi dokter gigi / dokter yang melakukan pemeriksaan dan bisa mengambil x-ray, CT scan dan/atau merekomendasi biopsi. Pilihan pengobatan lalu bisa direkomendasi berdasarkan hasilnya.

Jika operasi dan kemoterapi atau radiasi telah direkomendasi untuk mengobatkan kanker, dokter gigi anda akan melakukan penilaian dental yang teliti sebelum melakukan pengobatan untuk mengenali dan mengatasi apapun yang masih belum diatasi tentang isu dental seperti penyakit gusi atau kerusakan gigi. Ini akan membantu untuk memperkecil resiko komplikasi oral selama dan sesudah pengobatan kanker.

Karena mungkin ada efek samping seperti sindroma mulut kering (Xerostomia) karena medikasi, menjaga mulut dan gigi bersih dan terhidrasi adalah sangat penting untuk mengurangi resiko kerusakan gigi dan masalah oral yang lain.

Tips untuk mengatasi mulut kering termaksud:

  •  Menggunakan pencuci mulut tanpa ber-alkohol– demikian, untuk sadar bahwa kimia di dalam beberapa pencuci mulut mungkin bisa menyebabkan ketidaknyamanan untuk pasien kanker mulut setelah pengobatan;
  •  Menggunakan pencuci mulut yang mengandungi enzim alam untuk membantui intisari makanan yang terjebak di mulut;
  •  Menggunakan gel fluor di gigi dan gel pelembab di bibir dan gusi;
  •  Minum air yang banyak; dan
  •  Mengunjungi dokter gigi anda dengan teratur untuk memastikan kerbersihan oral yang terawat dengan baik.
  •  Pengunjungan teratur ke dokter gigi akan membantu deteksi dini kanker mulut dan membantu penghematan, sakit dan trauma psikologis.

Sesudah semua, pencegahan itu lebih baik daripada mengobati.

 

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at April 17th, 2012 10:04 AM   0 Comment
Tweet

Hamil Bukanlah Suatu Penyakit, Tetapi…

March 8th, 2012  |  Published in Informasi, Kesehatan Gusi

Hamil adalah suatu proses yang dapat dialami setengah dari umat manusia…. yaitu kaum wanita. Dan itu adalah pengalaman yang paling alami dan memuaskan bagi seorang wanita, jika diberkati dengan kesempatan seperti itu!

Kehamilan bukanlah penyakit, tetapi perubahan yang dibawa dapat dikaitkan dengan “penyakit” lainnya. Perubahan paling awal adalah lonjakan hormon ‘wanita’, hormone estrogen dan progesteron. Hormon-hormon ini membantu menjaga kehamilan, tetapi mereka juga merupakan salah satu penyebab rasa mual, yang mana tingkat keparahannya untuk setiap orang.

Dalam kasus yang lebih parah, bahkan bau makanan biasanya sangat disukai bisa menjadi menjijikkan. Rasa mual dan muntah yang terus terjadi dalam jangka panjang dapat mempengaruhi gizi si ibu, karena dia tidak dapat mempertahankan cukup makanan untuk gizi yang baik. Muntah yang terus berkelanjutan juga dapat meningkatkan tingkat asam lambung, yang dalam jangka panjang dapat menyebabkan erosi permukaan enamel gigi. Menyikat gigi terkadang menjadi lebih sulit. Beberapa orang tidak tahan bau atau rasa dari pasta gigi. Kadang kala, proses dalam menggosok gigi belakang (geraham) menyebabkan muntah yang tak terelakkan. Oleh sebab itu, sebagian orang mungkin akan memiliki keadaan gigi yang kurang terawat selama atau setelah kehamilan.

Perubahan penting lainnya yang disebabkan oleh lonjakan hormon adalah gusi bengkak dan berdarah yang dialami wanita selama masa kehamilan. Banyak penelitian telah dikhususkan untuk penyakit gusi seperti ini. Memang benar bahwa hormon estrogen dan progesteron membuat gusi lebih sensitif terhadap efek dari bakteri dari plak. Namun, jika tingkat plak gigi dan karang gigi (penyebab utama penyakit gusi) dikendalikan sebelum hamil, maka seharusnya tidak ada perubahan terlalu besar untuk penyakit gusi. Sebaliknya, jika dari awal sudah ada penyakit gusi tidak terawat, maka selama kehamilan, gusi dapat membengkak; menjadi lebih mudah berdarah saat tersentuh dan gigi dapat bergerah dan longgar. Penyakit gusi yang parah dapat dikaitkan dengan tingginya tingkat keguguran dan bayi prematur. Bayi yang lahir prematur memiliki berat tubuh yang ringan dan mungkin memiliki masalah dalam pertumbuhannya.

Penyakit gusi juga dikaitkan dengan diabetes, dimana kurangnya kontrol kadar gula dalam darah. Karena diabetes juga merupakan komplikasi yang dapat terjadi di masa kehamilan, kami sarankan bahwa merawat kesehatan gigi sebelum dan selama kehamilan sangatlah diperlukan dan sama pentingnya dengan konsumsi makanan yang baik dan vitamin dan semua perawatan sebelum melahirkan yang dianjurkan oleh dokter.

Pendidikan untuk wanita muda sangatlah penting untuk mengingatkan mereka pentingnya menjaga kebersihan mulut sebelum merencanakan kehamilan mereka. Mencegah lebih baik daripada mengobati: ketika seseorang mulai dini untuk menyikat gigi, flossing dan kunjungan ke dokter gigi secara teratur, maka menjaga kesehatan gigi yang baik dalam setiap fase kehidupan menjadi lebih mudah. Bahkan ketika dihadapkan dengan masalah mengkhawatirkan seperti gusi bengkak dan berdarah, para calon ibu tidak harus mengabaikan masalah ini, melainkan mencari bantuan dari dokter gigi atau periodontis untuk mengendalikan masalah tersebut. Tidak seperti kepercayaan orang tua, perawatan gigi selama masa kehamilan adalah hal yang aman. Dimasa tersebut pengunaan rontgen akan dihindari.

Semoga semua ibu dan calon ibu sehat dan bahagia.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at March 8th, 2012 2:03 AM   0 Comment
Tweet

Merokok – Bagaimana Nikotin dapat merusak Gigi Anda

March 2nd, 2012  |  Published in Gigi Ompong, Implan Gigi, Information, Kesehatan Gusi, Spesialis Gigi Singapura

Rokok di Singapura semuanya dijual dengan label yang menggambarkan peringatan kesehatan seperti yang ditunjukkan di sini. Label tersebut mengirimkan pesan yang kuat: bahwa tembakau ada hubungannya dengan sumber dari masalah kesehatan dan gigi. Efek dari merokok yang merusak khususnya ditemukan paling parah di bagian mulut karena mulut memiliki kontak langsung dengan substansi yang berbahaya seperti bensol, nitrosamine dan formaldehida.

Perokok biasanya memiliki nafas bau dan gigi yang berubah warna karena zat-zat kimia ini menyebabkan pengurangan air liur didalam mulut. Air liur sangatlah penting untuk membersihkan mulut dan gigi, membantu untuk mencegah kerusakan gigi. Nikotin dan karang gigi mengumpul di gigi dan menyebabkan noda coklat yang tidak dapat dibersihkan dengan menyikat gigi.

Nafas bau dan perubahan warna pada gigi hanya merupakan beberapa akibat yang terjadi di mulut kita akibat dari merokok. Merokok mempercepat pengumpulan plak dan juga karang gigi, meningkatkan kemungkinan kerusakan gusi dan jaringan tulang. Ini berarti perokok bukan saja memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk mempunyai penyakit gusi; ia akan juga mengalami kondisi gusi yang dapat memburuk dengan cepat.

Bahkan setelah perawatan gusi, aliran darah yang terganggu dan reaksi kekebalan akan menyebabkan proses penyembuhan lebih lambat dibandingkan dengan orang normal.

Ini akhirnya akan mengarah pada tanggal nya gigi. Gigi yang copot dapat digantikan dengan mudah dengan implan gigi untuk orang yang tidak merokok. Namun, tingkat kesuksesan implan gigi pada perokok menjadi lebih rendah.

Merokok adalah penyebab utama dari kanker mulut. Menurut Oral Cancer Foundation, paling tidak 75% dari orang-orang yang didiagnosis pada usia 50 atau lebih merupakan pengguna tembakau. Tingkat kematian berkenaan dengan kanker mulut sangatlah tinggi karena sulit untuk dideteksi, dengan pasien melaporkan bahwa mereka tidak merasakan sakit atau rasa tidak nyaman. Kanker mulut juga terkenal sebagai penyakit yang memiliki kemungkinan paling tinggi untuk terulang kembali, dengan pasien memiliki resiko selama 5-10 tahun setelah pertama kali mengalami kanker mulut.

Karena masalah besar yang ditimbulkan oleh rokok pada kesehatan dan gigi, pemerintah dari segala penjuru dunia berusaha untuk mempromosikan gaya hidup bebas rokok. Di Cina misalnya, pemerintah Cina membatasi adegan yang menunjukkan aktor merokok di film-film untuk mencegah generasi muda untuk memiliki persepsi yang glamor mengenai tembakau. Di Singapura, rokok dikenai pajak yang besar dan rokok memiliki label peringatan keras untuk menghalangi orang-orang dari akses mudah ke tembakau. Langkah-langkah menuju gaya hidup bebas rokok akan sangat dihargai oleh generasi di masa yang akan datang karena keuntungan yang didapatkan di bidang kesehatan, kesehatan gigi dan lingkungan.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at March 2nd, 2012 2:03 AM   0 Comment
Tweet

Mencegah Masalah Gigi Selama Hari Imlek

January 19th, 2012  |  Published in Dokter Gigi Singpura, Informasi, Klinik Gigi Singapura

Hari Imlek sebentar lagi akan tiba dan sudah pasti merupakan salah satu bulan yang sibuk bagi masyarakat Tionghoa. Ketika setiap orang sibuk membersihkan rumah atau menata rumahnya dengan dekorasi; salah satu hal yang harus dilakukan adalah mempersiapkan makanan kecil untuk disajikan kepada tamu-tamu yang akan berkunjung. Tentunya, jenis makanan akan berbeda di setiap keluarga, tergantung dari tradisi mereka. Kebanyakan orang akan mempersiapkan kacang, bakkwa (daging panggang manis & asin tradisi Cina), minuman bersoda, manisan buah, coklat, dan banyak lagi.

Oleh karena itu, kunjungan ke rumah saudara atau teman ketika Hari Raya Imlek akan mengharuskan kita mencicipi berbagai macam makanan ringan. Masalah gigi seperti gigi yang retak atau cuil atau ngilu ketika hari Imlek telah diketahui akan terjadi dikarenakan intensitas yang lebih tinggi dalam mengunyah makanan yang keras dan mengandung
gula.

Klinik gigi dan medis juga melihat adanya peningkatan dalam jumlah pasien atau kasus gawat darurat ketika atau setelah Hari Raya Imlek yang disebabkan oleh kurangnya istirahat dan terlalu banyak makan makanan ringan.

Kita harus selalu mengingat untuk menjauhkan masalah gigi yang mungkin muncul ketika ada perayaan hari besar dimana banyak klinik tutup.

Kunjungan singkat ke dokter gigi sebelum perayaan akan membuat Anda lebih tenang dan nyaman dalam merayakan hari besar ini bersama keluarga dan teman-teman.

Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Bersamaan dengan datangnya Tahun Baru, tambahkanlah “kunjungan secara teratur ke dokter gigi” menjadi salah satu resolusi Anda.

Selamat Hari Raya Imlek bagi yang merayakannya ! Gong Xi Fa Cai !

Catatan: Klinik kami akan tutup dari tanggal 21 hingga tanggal 24 Januari untuk Hari Besar Imlek. Kami akan buka kembali tanggal 25 Januari seperti biasa (dari pukul 9 pagi hingga 5.30 sore). Untuk keadaan darurat, mohon hubungi nomor darurat yang terdapat di kartu dokter gigi Anda atau hubungi Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Mount Elizabeth di (65) 6731 2218. Untuk pertanyaan, Anda dapat menghubungi kami
melalui website di www.specialistdentalgroup.com/id

 

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at January 19th, 2012 8:01 AM   0 Comment
Tweet

Specialist Dental Group Merayakan Kemenangannya dalam kategori “Promising Brands” di Singapore Prestige Brand Award 2011

November 14th, 2011  |  Published in Informasi, Klinik Gigi Singapura, Spesialis Gigi Singapura

 Specialist Dental Group, salah satu praktek gigi terkemuka di Singapura, sangat gembira untuk mengumumkan bahwa kliniknya menjadi pemenang di Singapore Prestige Brand Award (SPBA) 2011 dalam kategori “Promising Brands”. Penghargaan ini mengakui merk-merk di Singapura yang telah dibangun dan dikelola secara efektif melalui bermacam-macam kegiatan yang berkaitan dengan merk tersebut. SPBA yang diorganisasi oleh Asosiasi untuk Usaha Kecil dan Menengah (Association of Small and Medium Enterprises – ASME) dan Koran Lianhe Zaobao telah memasuki tahun yang ke-10. ”

Ini merupakan pertama kalinya klinik kami masuk kategori dan memenangkan Penghargaan SPBA “Promising Brands”. Kami sangat senang bahwa merk Specialist Dental Group telah diakui sebagai merk yang memiliki nama baik dan diasosiasikan dengan perawatan gigi yang lengkap di satu tempat dan dilakukan oleh sebuah tim yang terdiri dari para spesialis gigi yang berpengalaman”, kata Dr Neo Tee Khin, Direktur dari Specialist Dental Group.

“Pasien diuntungkan karena mereka dapat mengakses beberapa spesialis yang berbeda dalam satu janji temu”, kata Dr Ansgar Cheng, Direktur klinik tersebut. “Hasilnya adalah perawatan gigi spesialis oleh sebuah tim yang komprehensif”, tambah Dr Neo.

Specialist Dental Group yang akan merayakan ulang tahunnya yang ke-32 pada bulan Desember 2011 nanti sangat senang akan kemenangannya di SPBA, dan merupakan sebuah kelanjutan yang baik setelah menjadi salah satu Finalis di Singapore Experience Awards dalam kategori “Best Healthcare Experience” bulan lalu untuk 2 tahun berturut-turut.

Tentang Specialist Dental Group didirikan pada tahun 1979 oleh almarhum Dr Henry Lee yang menempatkan implan gigi pertama di Singapura lebih dari 25 tahun yang lalu. Dahulu dikenal sebagai Henry Lee Dental Surgery, praktek gigi ini sekarang memiliki 3 klinik di Mount Elizabeth Medical Centre.

Tim-nya yang terdiri dari 10 dokter gigi terkemuka dengan jumlah akumulasi pengalaman lebih dari 160 tahun memiliki pelatihan khusus di bidang prostodontik, orthodontik, periodontik, bedah mulut & maksilofasial dan kedokteran gigi anak (pedodontik). Mereka aktif dalam melatih dokter gigi dan spesialis gigi lain di Singapura dan kawasan lain. Perawatan gigi utamanya mencakup implan gigi, kawat gigi, Invisalign, perawatan gusi, bedah mulut, mahkota gigi, veneers, dan kedokteran gigi anak. Salah satu kekuatan langka dari klinik ini adalah perawatan gigi untuk pasien yang memiliki kondisi medis misalnya kanker, kencing manis, kelainan imunosupresif dan anak-anak yang memerlukan perawatan khusus.

Specialist Dental Group memperoleh status Diamond Partner dari NobelBiocare pada tahun 2010 dan 2011 karena pengalamannya dalam melakukan perawatan implan gigi dan kontribusinya untuk industri. Orthodontis dari Specialist Dental Group juga memperoleh penghargaan dari Invisalign untuk status Platinum Elite dari tahun 2008 sampai 2011. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi http://www.specialistdentalgroup.com/id/index.php

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at November 14th, 2011 3:11 AM   0 Comment
Tweet

Anoreksia dan Bulimia Nervosa

November 1st, 2011  |  Published in Informasi, Mahkota Gigi, Prostodontik, Sarung Gigi Buatan

Artikel dari surat kabar Straits Times (surat kabar Singapura) yang berjudul (“More People Seeking Help for Eating Disorders here”, 1 Januari 2011, ST) baru-baru ini melaporkan bahwa para dokter telah melihat kenaikan yang pesat orang-orang yang dirawat karena mereka memiliki gangguan makan. Gangguan makan ini tidak hanya menyebabkan kerusakan drastis pada kesehatan penderitanya – namun juga mengakibatkan efek membahayakan untuk kesehatan gigi mereka.

Dokter gigi biasanya dapat mengetahui apabila pasien mereka menderita gangguan makan. Ini karena gusi dan gigi penderita akan menunjukkan tanda-tanda jelas dari kerusakan bagian tersebut. Apabila tidak ditangani dengan lebih cepat, kerusakan yang terjadi tidak akan dapat diperbaiki dan di beberapa kasus yang sudah parah, kerusakan ini juga dapat menyebabkan hilangnya gigi secara keseluruhan.

Ada dua macam gangguan makan yang utama – anoreksia dan bulimia nervosa. Pada kasus pertama, penderita memiliki ketakutan berlebihan akan kenaikan berat badan dan menolak makanan untuk mencapai berat badan yang lebih ringan dari berat badan normal. Pada kasus bulimia, penderita yang memiliki kelainan ini  biasanya berpesta ria sebelum nantinya menggunakan segala cara untuk memuntahkan makanan yang telah dimakan.

Ketika orang menderita anoreksia, penolakan makanan secara terus-menerus menyebabkan penurunan yang berarti dalam produksi air liur, dimana diperlukan untuk membersihkan gigi. Penolakan ini juga menyebabkan mulut kering dengan bibir yang merah dan pecah-pecah. Penderita bulimia juga dihadapkan pada resiko pembusukan gigi, kehilangan gigi, dan penyakit gusi yang disebabkan karena muntah yang terlalu sering oleh karena asam lambung yang mengikis email gigi. Pengikisan gigi dipercepat apabila frekuensi muntah meningkat.

Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut pada gigi yang telah terkikis, dokter gigi dapat menggunakan mahkota gigi, restorasi komposit (dimana bahan ini berwarna seperti gigi dan didesain untuk menggantikan email gigi) atau veneers untuk melindungi email gigi dari penggunaan lebih lanjut.

Gigi yang sensitif, gusi yang berdarah (akibat dari penyakit gusi atau pengikisan gusi), ketidaknyamanan dan warna gigi yang berubah adalah tanda-tanda dari kesehatan gigi yang tidak baik yang disebabkan oleh gangguan makan. Namun, kerusakan pada gigi para penderita gangguan makan dapat diperbaiki apabila mereka mengunjungi dokter gigi mereka secara teratur untuk melindungi gigi mereka dari kerusakan lebih lanjut.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at November 1st, 2011 1:11 AM   0 Comment
Tweet

Peranan Seorang Dokter Gigi Anak

October 15th, 2011  |  Published in Dokter Gigi Anak, Informasi, Klinik Gigi Singapura

Apakah Anda tahu bahwa kedokteran gigi anak adalah salah satu dari 7 bidang spesialisasi dalam kedokteran gigi di Singapura? Berikut adalah bidang spesialisasi
kedokteran gigi yang dikenal di oleh Kementrian Gigi Singapura: Prostodontik, Ortodontik, Bedah Mulut, Periodontik, Kedokteran gigi pediatrik, Endodontik, dan Kesehatan gigi umum.

Pedodontik adalah cabang kedokteran gigi yang berhubungan dengan perawatan gigi untuk pasien dalam grup khusus – dari bayi, balita, anak-anak hingga ke masa remaja (pasien yang berusua dibawah 18 tahun). Mereka biasanya juga dikenal sebagai dokter gigi anak. Mereka juga terlatih dalam penanganan pasien dengan kebutuhan khusus termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik dan mental.

Membangun rasa kepercayaan Anak kepada dokter gigi sangatlah penting. Dokter gigi pediatrik terlatih dalam pertumbuhan anak, pengendalian psikologi dan perilaku anak. Klinik didesain agar terlihat lebih ramah untuk anak-anak, dan komunikasi secara verbal dan non-verbal digunakan. Mereka juga dilatih dalam pengelolaan perilaku farmakologis.

Anak Kecil

Dokter gigi anak memegang peranan penting dalam pemeliharaan gigi susu dan dalam mencegah kerusakan gigi. Mereka juga memantau pertumbuhan dan perkembangan gigi dan rahang anak. Hal ini akan membantu dalam mencegah, atau mencegat kebiasaan yang tidak normal dan merencanakan koreksi yang diperlukan untuk setiap ketidaknormalan yang mungkin mempengaruhi pertumbuhan di masa depan.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kesehatan mulut yang buruk pada anak dapat menyebabkan gangguan kinerja sekolah dan hubungan sosial yang buruk.

Disaat seorang anak masih kecil, fokus dari dokter gigi anak-anak meliputi:

• Penjagaan kesehatan mulut – menekankan cara menyikat gigi yang benar, floss, dan pentingnya fluoride, dan

• Menanamkan kebiasaan makan yang sehat, seperti bayi seharusnya tidak diperbolehkan untuk tertidur dengan botol minum didalam mulut mereka.

Jika gigi primer (gigi susu) dipelihara dengan baik maka gizi yang baik, perkembangan bicara dan ruang untuk pertumbuhan gigi permanen akan berjalan lancar.

Anak Remaja

Peran dokter gigi bagi anak Anda berubah ketika anak-anak memasuki masa remaja. Menyadari pentingnya penampilan dan citra diri, dokter gigi anak membahas masalah-masalah gigi seperti kebiasaan ngemil yang tidak baik dan konsumsi minuman, restorasi estetika, gigi bungsu, cedera olahraga di bagian mulut, tindikan di mulut dan merokok.

Anak dengan Kondisi Medis Khusus

Anak-anak dengan kebutuhan khusus membutuhkan janji temu dengan dokter gigi yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan mereka. Dokter gigi anak yang memahami bagaimana mengakomodasi kekurangan anak dan mendorong penggunaan kemampuan dia yang apa adanya akan menghasilkan lingkungan yang aman dalam mengobati anak-anak dalam kategori ini dengan sukses.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at October 15th, 2011 3:10 AM   0 Comment
Tweet

Hubungan Kesehatan Gusi & Mulut dengan Kesehatan Jantung

October 6th, 2011  |  Published in Dokter Gigi Singpura, Informasi, Kesehatan Gusi

Surat kabar The Straits Times (harian Singapura) menyebutkan tentang penelitian yang dilakukan oleh Universitas Buffalo yang menyimpulkan bahwa pasien dengan penyakit jantung memiliki jumlah bakteri yang lebih tinggi di dalam mulut mereka dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki riwayat dengan masalah jantung. Ini menjadi sebuah publikasi yang menambahkan bukti tentang hubungan antara kesehatan mulut dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Menurut penelitian tersebut, orang-orang yang memiliki jumlah bakteri yang banyak dalam mulut mereka adalah yang paling mungkin untuk mengalami serangan jantung. Empat dari lima (atau 80%) dari penduduk Singapura diyakini memiliki beberapa bentuk dari penyakit gusi.

Specialist Dental Group telah aktif dalam mencoba untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hubungan antara gusi sehat dan tubuh yang sehat. Konsultan spesialis gusi kami, Dr Helena Lee, telah diwawancarai di Channel NewsAsia, majalah Ezyhealth & Beauty dan surat kabar Shin Min tentang hubungan antara mulut dan tubuh manusia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai perawatan gusi, silahkan klik di sini

“Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Pesan yang harus selalu diingat adalah untuk sikat gigi dan floss secara teratur, dan untuk mengunjungi dokter gigi Anda enam bulan sekali. Ini adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan gigi dan kesehatan Anda secara keseluruhan, “kata Dr Lee

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at October 6th, 2011 3:10 AM   0 Comment
Tweet

Tim Dokter Gigi di Specialist Dental Group

September 29th, 2011  |  Published in Dokter Gigi Singpura, Informasi, Klinik Gigi Singapura

Tradisi Keunggulan

Specialist Dental Group telah didirikan di Mount Elizabeth Medical Centre di Singapura sejak tahun 1979. Grup ini merupakan salah satu klinik terbesar di Singapura dengan dokter gigi multi-spesialisasi dan memiliki dua belas kamar perawatan di tiga klinik dilayani oleh tim dari sepuluh spesialis gigi terkemuka.

“Tidak banyak praktek gigi di Singapura memiliki keistimewaan sebagai klinik yang telah berdiri selama ini,” kata Dr NeoTee Khin, salah satu mitra bisnis dari Specialist Dental Group. Almarhum Dr Henry Lee, pendiri klinik, adalah seorang ahli bedah mulut yang mapan yang melakukan operasi implan titanium gigi pertama di Singapura lebih dari 20 tahun yang lalu. Sejarah panjang dalam implan gigi ini berlanjut hingga hari ini dengan Specialist Dental Group menjadi salah satu penyedia implan gigi terkemuka di Singapura.

Menurut Dr Ansgar C Cheng, mitra bisnis lainnya untuk grup ini, klinik ini berganti nama menjadi Specialist Dental Group™ pada tahun 2008 untuk mencerminkan luasnya dan kedalaman solusi gigi yang komprehensif disediakan di bawah satu atap oleh tim multi-spesialisasi yang terlatih / berkualifikasi internasional.

Tim klinis di Specialist Dental Group mencakup dokter gigi dengan pelatihan khusus di bidang prostodontik (penggantian gigi), periodontik (perawatan gusi), ortodontik (kawat gigi), bedah mulut & maksilofasial dan pedodontik (perawatan gigi anak). Solusi gigi yang ditawarkan termasuk prosedur Implan gigi Teeth-in-an-hour, Instant Implant™, implan gigi konvensional, Invisalign, kawat gigi, bedah mulut, perawatan gusi, mahkota gigi dan perawatan gigi anak.

“Gagasan mengenai praktek multi-spesialisasi muncul karena permintaan dan harapan pasien yang lebih tinggi. Dengan memiliki semua spesialis dalam satu empat, ini meningkatkan komunikasi di antara sesama spesialis yang menghasilkan standar yang sangat baik untuk perawatan dan kenyamanan bagi pasien kami,” tambah Dr Neo. Pasien diuntungkan dengan waktu tunggu yang berkurang dan dapat mengakses dokter gigi dari bidang spesialisasi yang berbeda dengan satu janji temu.

Kemudahan lain adalah dikarenakan lokasi klinik yang berada di pusat medis utama, pasien juga dapat menjadwalkan kunjungan medis dan gigi pada hari yang sama di gedung yang sama, sehingga meminimalisasi waktu yang diambil dari jadwal mereka yang padat.

Tim gigi di Specialist Dental Group juga berpengalaman dalam mengobati pasien dengan kondisi medis seperti masalah kanker, stroke, diabetes dan jantung. Salah satu layanan yang ditawarkan kepada pasien sebelum menjalani pengobatan kanker (misalnya, radiasi atau kemoterapi) atau prosedur medis besar (misalnya transplantasi organ atau operasi jantung) adalah pemeriksaan gigi. Pemeriksaan gigi meminimalkan resiko komplikasi oral yang mungkin terjadi di pertengahan masa pengobatan kanker atau paska-operasi yang dikarenakan kondisi gigi yang memang sudah rusak seperti gigi yang terinfeksi atau penyakit gusi.

Dengan pemeriksaan gigi ini pasien dapat menghemat biaya dan trauma fisik dan emosional yang mungkin terjadi selama masa pengobatan keadaan medis lainnya.

Kontribusi untuk Komunitas Profesional dan Kesadaran Publik

Sebagian besar dokter gigi di Specialist Dental Group telah atau sedang mengajar di National University of Singapore dan universitas internasional lainnya. Mereka juga merupakan kontributor aktif untuk jurnal ilmiah internasional dan duduk di dewan editorial publikasi. Sebagai pemberi pendapat yang dicari di bidang spesialisasi masing-masing, mereka secara teratur diundang untuk berbicara di konferensi gigi lokal dan internasional.

Untuk membangun kesadaran masyarakat, tim gigi di Specialist Dental Group sangat bersemangat untuk mendidik masyarakat tentang kesehatan mulut, inovasi dalam kedokteran gigi dan hubungan antara kesehatan mulut dan tubuh.

Ikuti Updates Terbaru dari Klinik Kami

Selain informasi yang komprehensif tentang prosedur gigi di website Specialist Dental Group, pasien juga dapat membuat appointment atau mengirimkan pertanyaan dan menonton video kami.  Specialist Dental Group juga memiliki Blog, Facebook Fan Page, Twitter, dan Linked In agar lebih mudah diakses oleh pasien.

  • Share/Bookmark
Posted By Specialist Dental Group at September 29th, 2011 9:09 AM   0 Comment
Tweet
« Previous Entries

Previously

Ikuti artikel blog terbaru kami

Email:

Arsip Blog

Label

Album

Little Skool House 2012 Channel NewsAsia Seminar 2011 Teeth-in-an-Hour Live Surgery, Jakarta 2010

©2012 Specialist Dental Group Blog – Bahasa Indonesia
Powered by WordPress using the Gridline Lite theme by Graph Paper Press.